Demo 4 November, Wakil Presiden JK Instruksikan Bahwa Sekolah Tidak Libur

 

 Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak merasa terancam dengan demo tanggal 4 November mendatang. Namun menurutnya, penjagaan harus disiapkan secara matang demi menghindari kemungkinan terburuk.


BACA JUGA : Ahok Berikan Harapan Kepada Pedagang Kecil Untuk Dapatkan Modal Usaha

"Ancaman? Saya sendiri tidak merasa ada ancaman. Jumlahnya pun bisa banyak, tapi kita jangan berpikir untuk takut. Polisi dan tentara pun sudah siap. Tapi hanya untuk berjaga-jaga saya, ya," ungkap JK di kediaman resminya, Menteng, Jakarta Pusat.

Meski demo akan terjadi dalam skala yang besar, JK berucap bahwa aktivitas sehari-hari mesti berjalan secara lancar. Tak perlu diliburkan, sekalipun itu sekolah.

"Kegiatan sehari-hari, untuk apa diliburkan? Misalnya anak mau sekolah, ya sekolah saja. Pihak keamanan ada yang berjaga. Brimob dari luar kota Jakarta pun sudah didatangkan," kata JK.

Pengamanan dilakukan demi menjaga demo agar tetap terkendali. Meski tak perlu risau akan hal tersebut, namun JK sendiri berusaha untuk mempersiapkan diri dari kemungkinan terburuk.

"Banyaknya pengamanan kan untuk berjaga-jaga saja, tidak ada tujuan lain. Yang penting sekarang kita coba mempersiapkan dari (kemungkinan) yang terburuk," ujar JK, membeberkan soal pengamanan nanti.

Beberapa menit yang lalu, JK mendapat kunjungan dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, JK mengaku bahwa ia berkonsultasi pada SBY seputar kondisi nasional saat ini, terutama demo pada 4 November nanti.

"Beliau kan sudah di pemerintahan 10 tahun, apalagi di militernya pun telah lama. Sudah berpengalaman," kata RI 2, menanggapi pertemuannya dengan SBY.
Powered by Blogger.